Selasa, 04 Mei 2021

Tips N Trik Simak UI 2021

Bismillah,


Akuntansi Simak Sbmptn 2021
Tips N Tricks nih buat adik-adik semua 
Disimak ya dek baik-baik, kali aja ada manfaatnya :D

Ini dia tips n tricksnya: "Persiapan Menghadapi Soal-Soal Akuntansi" 

Buat adik-adik pejuang Simak Sbmptn yang lintas jurusan dari IPA dan Bahasa, saran saya minimal pelajari kelima bagian ini, yaitu poin a sampai poin e. Oh ya, saran ini juga berlaku buat sebagian adik-adik jurusan IPS yang udah capek sama akuntansi. Minimal baca-baca tentang:

a. Sejarah akuntansi: bapak akuntansi Luca Paciolli, buku rujukan Summa de Arithmatica, double entry (pencatatan berpasangan)
b. Persamaan dasar akuntansi (harta = utang+modal)
c. Akun riil dan akun nominal
d. Bidang-bidang akuntansi
e. Pemakai laporan akuntansi baik pihak internal maupun eksternal

kelima poin di atas sebenarnya masih kurang sih, tapi setidaknya masih lebih baik ketimbang materi akuntansi di-skip semuanya hehehe....

Manatau adik-adik lagi semangat dan punya energi lebih, lagi dapet hidayah, letusan energi, ledakan motivasi☺, tambahin juga belajar:
f. Asumsi akuntansi: going concern, business entity, cost-benefit matching principles, periodicity dan teman-temannya yang lain.
g. Penjualan bersih, Laba Kotor, Harga Pokok Penjualan
h. Rasio keuangan perusahaan, diantaranya.likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas.

Lebih lengkapnya:
1. Likuiditas, yang artinya kemampuan perusahaan membayar utang jangka pendek. Rumusnya harta lancar dibagi utang jangka pendek. Semakin besar angkanya, semakin baik tingkat likuiditas perusahaan.
2. Solvabilitas: kemampuan perusahan melunasi seluruh kewajiban atau utangnya, baik utang jangka pendek maupun utang jangka panjang. Rumusnya: Total harta dibagi total utang.
3. Profitabilitas atau rentabilitas: kemampuan perusahaan menghasilkan laba atau keuntungan. Rumusnya: (laba dibagi modal) x 100%, semakin besar persentase yang didapat semakin baik kinerja perusahaan.

Biasanya pihak yang memakai rasio nomor 1 dan 2 adalah kreditur atau pemberi pinjaman, untuk mengetahui kemampuan bayar perusahaan terhadap utang-utangnya, sekaligus mengetahui aset yang dijadikan jaminan manakala di kemudian hari mengalami kredit macet dan asetnya harus dilelang.

Sedangkan yang sangat memperhatikan rasio nomor 3 atau profitabilitas adalah investor. Baik mereka yang membeli saham (bukti kepemilikan/penyertaan modal) maupun obligasi (surat utang jangka panjang).

Sebagai penutup, kalau admin boleh saran,
Ini pendapat pribadi lho ya: 

Setiap tahunnya, soal akuntansi yang keluar di Simak atau Sbmptn biasanya 2 atau 3 soal, dari total 15 soal ekonomi. Masih lebih banyak soal ekonomi yang bisa keluar 12 bahkan 13 soal, dari total 15 soal itu tadi. 
Artinya kalau dibuat perbandingan soal ekonomi sekitar 80% dan soal akuntansinya 20%. Coba aja lihat bentuk soalnya minimal 5 tahun terakhir, mungkin adik-adik akan setuju dengan pendapat saya :D 
Mendingan sih menurut saya, untuk memperbesar peluang lulus seleksi, adik-adik pelajari konsep dasar ekonomi dulu, terutama ekonomi yang dibahas di kelas X. 
Baru kalau ada waktu luang dan energi lebih, bisa tuh waktu luang dan energi lebihnya dialokasikan buat ngebahas teori dan soal-soal akuntansi. 

Sekali lagi ini mah hanya saran,
Kalau adik-adik atau suhu yang lain punya trick yang berbeda juga gak apa2, silahkan aja.
Pokoknya mah nikmatin aja prosesnya
Semangat terus pejuang ptn, jangan lupa bahagia
Kalau lelah istirahat, jangan menyerah. 

Semoga bermanfaat,
Mohon maaf kalau banyak salah

Ekososhum,
Tutor ekonomi simak dan sbmptn

Sabtu, 17 April 2021

Tipe-Tipe Soal Akuntansi Simak Sbmptn

Bismillah.

Hai adik-adik, apa kabarnya?
semoga kalian dalam keadaan sehat dan baik. Kali ini ekososhum akan membahas soal-soal yg pernah keluar di Simak maupun Sbmptn beberapa tahun yg lalu.

Paling gak dengan bahas soal yang lalu kita jadi ada bayangan tipe soalnya ya kan, manatau juga ada tipe soal yang sama keluar lagi di Simak atau Utbk tahun 2021 ini. Hihihi ngarep :D

Yuk langsung aja dimulai.


1. Sumber soal: Simak UI 2019.

Perusahaan penatu Nabira membeli sabun cuci pakaian Rp250.000,00, cairan pelembut dan pengharum Rp200.000,00, dan cairan pelicin pakaian Rp200.000,00. Pemakaian bahan-bahan tersebut akan mengakibatkan akun....
(A) perlengkapan bertambah
(B) aset tetap berkurang
(C) beban perlengkapan bertambah
(D) persediaan berkurang
(E) harga pokok penjualan bertambah      

Penjelasan: Yang ditanya soal ini adalah pemakaian bahan-bahan, bukan pembelian bahan-bahan tersebut. Jadinya pemakaian bahan-bahan tersebut mengakibatkan beban perlengkapan bertambah.

2. Sumber soal: Simak UI 2019.

Perusahaan dagang Akira memiliki piutang pada akhir periode sebesar Rp1.250.000,00 dan pada awal periode sebesar Rp750.000,00. Data penjualan secara kredit tercatat Rp10.000.000,00 dan penjualan tunai sebesar Rp2.000.000,00.
Jumlah pendapatan perusahaan pada periode tersebut adalah....
(A) Rp12.750.000,00
(B) Rp12.500.000,00
(C) Rp12.000.000,00
(D) Rp11.500.000,00
(E) Rp10.500.000,00

Pembahasan:
Pendapatan perusahaan dagang berasal dari penjualan, baik penjualan tunai maupun penjualan kredit. Penjualan tunai 2juta ditambah penjualan kredit 10juta total penjualannya menjadi 12juta.

Penjualan kredit walaupun sebagian piutangnya belum tertagih di akhir periode, tetap dihitung masuk ke dalam pendapatan periode ini karena akuntansi Indonesia menganut basis akrual, tidak lagi menganut basis kas.

3. Sumber soal: Sbmptn 2018, kode naskah 619

Pada tanggal 31 Desember 2017, diketahui usaha kursus akuntansi milik Nona Fitri memperoleh laba sebesar Rp10.000.000,00 (Penjelasan admin, dibaca: sepuluh juta rupiah, dua nol di belakang koma itu sen, pelengkap saja).
Ayat jurnal yang diperlukan untuk menutup  akun tersebut adalah....
(A) Laba                           Rp10.000.000,00
            Ikhtisar L/R                Rp10.000.000,00
(B) Ikhtisar L/R                Rp10.000.000,00
            Laba                            Rp10.000.000,00
(C) Ikhtisar L/R                Rp10.000.000,00
            Modal                         Rp10.000.000,00
(D) Modal                        Rp10.000.000,00
            Ikhtisar L/R                Rp10.000.000,00
(E) Pendapatan                Rp10.000.000,00
            Ikhtisar L/R                Rp10.000.000,00

Penjelasan:

Menutup pendapatan, misalkan total pendapatan Rp50.000.000,00
Jurnal penutup:  Pendapatan jasa                  Rp45.000.000,00
                          Pendapatan lain-lain            Rp5.000.000,00
                                        Ikhtisar L/R                     Rp50.000.000,00
                          
Menutup beban, misalkan total beban Rp40.000.000,00
Jurnal penutup:  Ikhtisar L/R                     Rp40.000.000,00
                                        Beban sewa                   Rp3.000.000,00
                                        Beban gaji                     Rp20.000.000,00
                                        Beban listrik                 Rp7.000.000,00
                                        Beban peny peralatan    Rp5.000.000,00
                                        Beban perlengkapan      Rp2.000.000,00  
                                        Beban air & telepon      Rp1.000.000,00
                                        Beban asuransi              Rp2.000.000,00

Menutup laba, misalkan laba Rp10.000.000,00
Jurnal penutup:  Ikhtisar L/R                     Rp10.000.000,00
                                        Modal                           Rp10.000.000,00

Seandainya perusahaan mengalami kerugian, jurnal penutup tinggal dibalik saja. Contoh perusahaan mengalami kerugian Rp3.000.000,00, maka modal perusahaan akan berkurang sehingga akun modal harus ditaruh di sisi debit.
Jurnal penutup:  Modal                               Rp3.000.000,00
                                          Ikhtisar L/R                           Rp3.000.000,00

Menutup prive, misalkan prive sebesar Rp1.000.000
Jurnal penutup:  Modal                               Rp1.000.000,00
                                         Ikhtisar L/R                           Rp1.000.000,00


4. Sumber soal: Sbmptn 2018, kode naskah 619

Diketahui bahwa persediaan awal sebesar Rp15.000.000,00, persediaan akhir menurut stock opname Rp17.000.000,00, pembelian tunai sebesar Rp40.000.000,00, pembelian kredit sebesar Rp80.000.000,00, biaya angkut pembelian sebesar Rp1.500.000,00, retur pembelian sebesar Rp2.000.000,00, diskon pembelian sebesar Rp1.000.000,00.
Berdasarkan data di atas, harga pokok penjualan adalah....
(A) Rp121.500.000,00
(B) Rp116.500.000,00
(C) Rp81.500.000,00
(D) Rp41.500.000,00
(E) Rp39.000.000,00

Penjelasan:
Rumus sekitar Harga Pokok Penjualan (HPP) biasanya kayak yang ditulis di bawah ini, pliss dihapalin ya materi favorit nih soalnya:
1. Pembelian bersih = pembelian + beban angkut pembelian - retur pembelian - potongan pembelian
2. Barang tersedia untuk dijual (BTUD) = persediaan awal + pembelian bersih
3. Harga pokok penjualan (HPP) = persediaan awal + pembelian bersih - persediaan akhir

5. Sumber soal: Sbmptn 2017, kode naskah 323

Perusahaan Dagang Subur selama bulan Oktober 2016 memiliki data sebagai berikut. 
Pembelian Rp15.000.000,00, retur pembelian Rp1.000.000,00, potongan pembelian Rp2.500.000,00, beban angkut pembelian Rp500.000,00, persediaan barang dagangan (awal) Rp2.500.000,00, persediaan barang dagangan (akhir) Rp2.500.000,00. Dari data tersebut, besarnya persediaan barang yang siap dijual adalah....
(A)  Rp11.500.000,00
(B)  Rp14.500.000,00
(C)  Rp12.500.000,00
(D)  Rp12.000.000,00
(E)  Rp10.500.000,00  

Penjelasan: rumusnya masih berhubungan sama penjelasan nomor 4 di atas.
1. Pembelian bersih = pembelian + beban angkut pembelian - retur pembelian - potongan pembelian
2. Barang tersedia untuk dijual (BTUD) = persediaan awal + pembelian bersih
3. Harga pokok penjualan (HPP) = persediaan awal + pembelian bersih - persediaan akhir

6. Sumber soal: Sbmptn 2017, kode naskah 323

Berikut adalah data aset yang dimiliki Bengkel Amar per 31 Desember 2016.








Berdasarkan informasi di atas, berapakah besarnya aset lancar?
(A) Rp57.500.000,00
(B) Rp50.000.000,00
(C) Rp37.500.000,00
(D) Rp32.500.000,00
(E) Rp30.000.000,00

Penjelasan: Aset itu sama dengan harta. Harta sama dengan aktiva.
                   Jadi aset = harta = aktiva.
                   Aset terdiri atas aset lancar dan aset tetap.

Aset lancar: Aset yang usianya maksimal 1 tahun. Antara lain:
                    kas 
                    wesel tagih
                    piutang (pendapatan masih harus diterima) 
                    persediaan barang 
                    biaya dibayar di muka (sewa, iklan, dan asuransi dibayar di muka)
                    perlengkapan

Aset tetap: Aset yang usianya di atas 1 tahun. Bentuknya bisa berupa:
                  peralatan (komputer, AC, dan mesin) 
                  kendaraan  
                  gedung 
                  tanah

Gitu ya gais kurang lebih soal-soalnya
Semoga tulisan ini bermanfaat
Maaf terdapat banyak kekurangan

Selamat mengejar jurusan dan kampus yang diidam-idamkan :D



Jumat, 04 Desember 2020

Pendapatan, Konsumsi, dan Tabungan. Y = C + S


Assalamu'alaikum Wr. Wb.,
Salam sejahtera untuk kita semua.


Hai Pejuang Soshum PTN, apa kabar? Semoga kalian dalam keadaan sehat dan baik.
Semangat terus ya !!

        Pada kesempatan hari ini, ekososhum berencana membahas salah satu materi favorit Sbmptn dan Simak yaitu materi tentang Pendapatan, Konsumsi, dan Tabungan. Apa yang kita bahas kali ini sangat dekat hubungannya dengan bab permintaan-penawaran. Sebabnya, pendapatan merupakan faktor determinan, yaitu faktor yang sangat mempengaruhi permintaan. 

        Seperti yang sudah adik-adik ketahui, faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi antara lain:
a. Pendapatan 
b. Selera
c. Jumlah konsumen
d. Ekspektasi harga di masa mendatang
e. Barang substitusi
f. Barang komplementer

        Jadi bisa kita simpulkan besarnya pendapatan mempengaruhi jumlah permintaan (konsumsi), dan besarnya permintaan akan mempengaruhi besarnya tabungan. Btw, konsumsi dan tabungan mempunyai hubungan yang berlawanan arah. Maksudnya kalau pendapatan dipakai buat konsumsi dalam jumlah besar, maka pendapatan yang akan ditabung jumlahnya kecil. Begitu pula sebaliknya, jika berencana menabung dalam jumlah besar, maka uang yang dipakai buat konsumsi akan kecil jumlahnya.

Singkatnya bisa dilihat pada persamaan populer di bawah ini:

Y = C + S
dimana: Y = pendapatan
              C = konsumsi
              S = tabungan

Misalnya,
Fungsi konsumsi digambarkan C=800+0,6Y. Pendapatan yang dihasilkan negara sentosa sebesar 5.000, maka:
   Y  =   C   +  S
5000=3800+1200 

Fungsi konsumsi:
C = a + b.Y
C = 800 + 0,6Y
C = 800 + 0,6 (5.000)
C = 800 + 3.000
C = 3.800
dimana: C = konsumsi
              a = konsumsi otonom: yaitu konsumsi saat pendapatannya nol. 
              b = hasrat konsumsi: kenaikan konsumsi akibat kenaikan pendapatan
              b = MPC, (delta C : delta Y)
             Y = pendapatan        

Fungsi tabungan:
S = Y - C
S = 5.000 - 3.800
S = 1.200

Bisa juga didapat dengan rumus
S = -a + (1-b).Y
S = -800 + 0,4Y
S = -800 + 0,4 (5.000)
S = -800 + 2000
S = 1.200
dimana: S = tabungan
              a = konsumsi otonom: yaitu konsumsi saat pendapatannya nol.
           1-b = hasrat menabung: kenaikan tabungan akibat kenaikan pendapatan
           1-b = MPS, (delta S : delta Y)
             Y = pendapatan        

MPC + MPS = 1
   0,6 + 0,4 = 1

Titik impas, atau Break Even Income, didapat saat besarnya pendapatan sama nilainya dengan besarnya konsumsi. Dengan kata lain, BEI diperoleh saat Y = C.
Pengertian titik impas atau BEI yaitu nilai minimal pendapatan seseorang agar cukup memenuhi kebutuhannya dan tidak perlu berhutang lagi. Bila pendapatan ternyata melebihi titik impas, ini keadaan yang baik karena ada sebagian uang yang bisa ditabung, atau disisihkan untuk keperluan di masa mendatang.

Angka pengganda atau multiplier effect, disimbolkan dengan huruf (k). Didapat dari menghitung 1 dibagi MPS. (k = 1/MPS)

Tambahan pendapatan negara akibat investasi, didapat dengan menghitung (k) dikali investasi. 
(delta Y = k . investasi)

Bila ada pajak dari pemerintah, tambahan pendapatan perlu dikurangi dengan rumus 
(-MPC/MPS x pajak) 


Biar lebih kebayang, mendingan disimak lagi dh soal latihan di bawah ini😃

Fungsi konsumsi "Negara Sejahtera" digambarkan dengan persamaan C=600+0,8Y. Bila pendapatan negara sebesar 4.000, pertanyaannya:
a. Berapa nilai konsumsi?
b. Berapa nilai tabungan?
c. Berapa titik impasnya (BEI)?
d. Berapa MPC dan MPS-nya? 
e. Berapa konsumsi bila pendapatan (Y) sebesar 6.000?
f. Berapa angka pengganda atau multiplier effect-nya?
g. Berapa tambahan pendapatan bila terdapat investasi pemerintah sebesar 10.000?
h. Berapa tambahan pendapatan bila terdapat investasi 10.000 dan pajak sebesar 1.000?

Jawab:

a. C = 600 + 0,8Y 
    C = 600 + 0,8 (4.000)
    C = 600 + 3.200
    C = 3.800

b. Ingat persamaan awal Y = C+S
    S = Y-C
    S = 4.000 - 3.800
    S = 200
    
    S = -600 + 0,2Y
    S = -600 + 0,2 (4.000)
    S = -600 + 800
    S = 200

c. Titik impas atau BEI, didapat saat nilai Y = C
    Y = 600 + 0,8Y
    Y - 0,8Y = 600
     0,2Y = 600
    Y = 600 : 0,2
    Y = 6.000 : 2
    Y = 3.000
    
d. MPC = 0,8        
    MPS = 0,2
    MPC + MPS = 1 
    Bisa terlihat di fungsi konsumsi dan tabungan.    
    MPC 0,8 artinya, apabila ada kenaikan pendapatan sebesar 2.000, maka konsumsi        akan bertambah sebesar 1.600.
    Nominal 1.600 didapat dari 0,8 x 2000 

e. C saat Y=6.000
    C = 600 + 0,8 (6.000)
    C = 600 + 4.800
    C = 5.400
    
    Tuh kan terbukti, saat Y naik sebesar 2.000, konsumsi ikutan naik sebesar 1.600
    Y1=4.000         C1=3.800
    Y2=6.000         C2=5.400    

f.  K = 1 / MPS
    K = 1 / 0,2
    K = 10 / 2
    K = 5

g. Tambahan pendapatan pemerintah simbolnya delta Y.
    delta Y = k . investasi
    delta Y = 5 . 10.000
    delta Y = 50.000

h. delta Y = (k . investasi) - (MPC/MPS . pajak)
    delta Y = (5 . 10.000) - (0,8/0,2 . 1000)
    delta Y = 50.000 - (4 . 1.000)
    delta Y = 50.000 - 4.000
    delta Y = 46.000


Oke, gitu ya gaiss pembahasan materinya.
Kejar prodi soshum yang disuka. 
Kejar impiannya dengan berdoa dan berusaha.

Semoga bisa dipahami.
Semoga bermanfaat.
Mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan.


Wassalamu'alaikum Wr Wb.
Salam sejahtera.
Merdeka.

Pembahasan Ekonomi Simak UI 2018, IPS-1

Berdoa dulu yah. Bersyukur buat semua yang kita punya. Trus berbuat hal terbaik yang kita bisa. Skuy langsung aj kita bahas. ...